Melaksanakan Shalat Lima Waktu Dalam Keadaan Sakit

Mengapa orang yang sakit diwajibkan juga melaksanakan shalat ? Memang orang itu sedang sakit, Tapi selama akanlnya masih sehat tetap wajib melakukan shalat. Bukankah muslim yang sedang sakit itu slalu berharap dan berdo'a kepada Allah SWT agar sakitnya segera sembuh ? Sedangkan pada shalat itu hakekatnya berisi do'a-do'a pula. Sekalipun shalat memiliki gerakan-gerakan tertentu yang menyulitkan bagi orang yang sakit, tetapi orang yang sakit diperkenankan / diberi keringanan untuk melakukan shalat sesuai dengan kemampuannya. 

Bukannya shalat itu memerlukan gerakan-gerakan tertentu yang menyulitkan orang yang sedang sakit ?
Oleh karna itu, jika orang yang sakit tersebut tidak dapat melakukan shalat dengan berdiri, dapat melakukannya dengan cara duduk. sedangkan cara melakukan ruku' dengan sedikit membukukan badan, dan sujudnya dilakukan seperti biasa. Jika sambil dudukpun tidak mampu cara melakukannya dapat dengan berbaring miring kesebelah kanan kiblat. Jika dengan berbaring miring masih juga tidak mampu, maa dapat dilakukan dengan berbaring terlentang, dengan kedua kakinya kearah kiblat. Jika mungkin kepalanya ditinggikan dengan bantal, agar wajahnya menghadap kiblat, Jika itu pun tidak bisa , dapat dilakukan dengan isyarat.
Share this article :
 
Reaksi: 

Poskan Komentar

- Kami mengharapkan Komentar, Kritik, Saran, Masukan, dan hal-hal yang membangun lainnya.

Translate

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sandikapedia | Kumpulan Do'a Sehari - Hari - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger